pertemuan hujan
23.37 | Author: syair wirol


wirol haurissa
PERTEMUAN HUJAN

adalah hujan yang suci di dahiku
ia, menyatukan kita sepayung sejak dulu
di pagi, siang, sore bahkan malam biru
pada langit yang tak lagi menahan sedih

lalu awan menjadi luruh keningmu
dalam rekaman sewaktu-waktu 
maka aku ingat hujan sangatlah lekat di tanahku  
di lautanku yang tak memisahkan jejak kita

"supaya angin dapat bercumbu dengan lucu"

***
lihatlah hujan tak ingin dilupakan
walau airnya akan menghapus matahari
ia, selalu punya kesempatan melintasi wajahmu
di pulau-pulau yang haus dan hampir mati   

hujan sudah menyirami rindu
pada selimut tanpa baju
ia, selalu ingatkan aku menulis doa
di setiap butirannya tanpa waktu

Ambon, 29 Mei 2012
|
This entry was posted on 23.37 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: