wirol haurissa
PERTEMUAN HUJAN
adalah hujan yang suci di dahiku
ia, menyatukan kita sepayung sejak dulu
di pagi, siang, sore bahkan malam biru
pada langit yang tak lagi menahan sedih
lalu awan menjadi luruh keningmu
dalam rekaman sewaktu-waktu
maka aku ingat hujan sangatlah lekat di tanahku
di lautanku yang tak memisahkan jejak kita
"supaya angin dapat bercumbu dengan lucu"
***
lihatlah hujan tak ingin dilupakan
walau airnya akan menghapus matahari
ia, selalu punya kesempatan melintasi wajahmu
di pulau-pulau yang haus dan hampir mati
hujan sudah menyirami rindu
pada selimut tanpa baju
ia, selalu ingatkan aku menulis doa
di setiap butirannya tanpa waktu
Ambon, 29 Mei 2012

0 komentar: