lidah angin
02.24 | Author: syair wirol

wirol haurissa
LIDAH ANGIN

lidah angin adalah kemesraan 
dia mencium mimpi mencium malam 
supaya tidak ada lagi yang tersinggahi
pada waktu yang sudah mengukir hasrat 

lidah angin adalah kemesraan
dia selimuti rindu selimuti waktu 
supaya kita tetap merasakan tangannya
menebar mimpi belayar di biru samudra

maka tak ada lagi resah dan cemas
karena lidahnya sudah menunjuk jalan
menerjang gelombang, menempuh impian
supaya tidak ada larangan membungkam hari

lidah angin adalah kemesraan 
dia, mencium mimpi mencium malam
supaya sekarang bisa di singgahi
pada lidah-lidah angin yang mesra

Ambon, 18 Juni 2012
|
This entry was posted on 02.24 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: