wirol haurissa
LIDAH ANGIN
lidah angin adalah kemesraan
dia mencium mimpi mencium malam
supaya tidak ada lagi yang tersinggahi
pada waktu yang sudah mengukir hasrat
lidah angin adalah kemesraan
dia selimuti rindu selimuti waktu
supaya kita tetap merasakan tangannya
lidah angin adalah kemesraan
dia selimuti rindu selimuti waktu
supaya kita tetap merasakan tangannya
menebar mimpi belayar di biru samudra
maka tak ada lagi resah dan cemas
karena lidahnya sudah menunjuk jalan
menerjang gelombang, menempuh impian
supaya tidak ada larangan membungkam hari
lidah angin adalah kemesraan
dia, mencium mimpi mencium malam
dia, mencium mimpi mencium malam
supaya sekarang bisa di singgahi
pada lidah-lidah angin yang mesra
Ambon, 18 Juni 2012

0 komentar: