wirol haurissa
SORE HARI
sore hari, ada daun-duan menjatuhkan embun di matamu
itu adalah doaku untuk waktu pertemukan kita
sore hari, ada air merayap naik ke awan
itu adalah persiapan untuk gerimis berdiam di bibirmu
lalu jatuh menciumku menjadi harum di nafasmu, di dahimu
merubah waktu jadi kisah. di sepanjang usia-usia
sore hari, aku masuk ke hatimu diam-diam
ingatlah aku yang sedang siap-siap membawamu ke pulau haru
biru
sore hari, sudah menjadi tempat kita tinggal
maka di situ, kita saling membagi sedikit aroma teh dalam
kelambu
Ambon, 20 Mei 2012

0 komentar: