wirol haurissa
MALAM-MALAM
malam-malam aku ingin manulis sajak kenangan
menggunakan kata-kata yang paling dingin
dengan perasaan yang paling teratur
dengan hati menembusi hujan
dengan mata paling gerimis
malam-malam kuketuk matamu
biar segala daun yang tunggal kujadikan kertas
dan kutuliskan ribuan mantra pada helaiannya
hingga bulan pun berjalan turun menjemputmu
dengan sinarnya yang teramat jernih
malam-malam langit teramat setia
sesetia segala musim
aku tak ingin berhianat
dengan tubuh yang terletang
dengan waktu gemuruh ombak
“aku hanya ingin melayari malam yang rimbun
malam januari malam teramat suci”
Ambon, 23 Januari 2013
MALAM-MALAM
malam-malam aku ingin manulis sajak kenangan
menggunakan kata-kata yang paling dingin
dengan perasaan yang paling teratur
dengan hati menembusi hujan
dengan mata paling gerimis
malam-malam kuketuk matamu
biar segala daun yang tunggal kujadikan kertas
dan kutuliskan ribuan mantra pada helaiannya
hingga bulan pun berjalan turun menjemputmu
dengan sinarnya yang teramat jernih
malam-malam langit teramat setia
sesetia segala musim
aku tak ingin berhianat
dengan tubuh yang terletang
dengan waktu gemuruh ombak
“aku hanya ingin melayari malam yang rimbun
malam januari malam teramat suci”
Ambon, 23 Januari 2013

0 komentar: